Tampilkan postingan dengan label Preventing Violent Extremism. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Preventing Violent Extremism. Tampilkan semua postingan

Senin, 27 Februari 2017

Ini Mengapa Saya Menolak "khilafah" Menguasai Jakarta?


Kemarin saya duduk disebelah Fatima Akilu dari Nigeria, di sebuah workshop Global Solution Exchange tentang Keamanan dan Ekstremisme di London yang diselenggarakan oleh RUSI dan ICAN. Saya mewakili AMAN Indonesia dalam acara ini. Fatima, Seorang aktifis perempuan dan dulu juga pernah bekerja di pemerintah sebagai direktur bidang komunikasi strategis dan analisis prilaku untuk program menangkal extremisme. Fatima bekerja keras untuk melawan Bokoharam, kelompok extremist yang berhasil menguasai sebagian besar wilayah Nigeria. Saya sangat penasaran bagaimana bisa kelompok extremist seperti Bukoharam bisa mendapatkan peluang berkuasa di Nigeria. Fatima menjelaskan sebagai berikut.

Pertama, Bokoharam yang nama aslinya adalah Jama’atu Ahlis Sunna Lidda’awati wal-Jihad (JAS), adalah kelompok extremist di Nigeria yang berhasil mendirikan negara Islam di beberapa daerah seperti Yobe, Borno, Plateau, and Niger. Didirikan oleh Mohammad Yusuf pada tahun 2002, gerakan jihadis dimulai dengan pendirian sebuah kawasan Sekolah Islam di Maiduguri, Nigeria yang sangat menarik perhatian anak-anak dari keluarga miskin di sana. Kemudian, Yusuf menggunakna sekolah tersebut sebagai tempat cuci otak dan rekrutmen extrimis.