Dalam transformasi konflik, kita mengenal berbagai cara penyelesaian konflik diantaranya adalah rekonsiliasi, negosiasi, litigasi, arbitrasi, termasuk dialog dan mediasi. Semua cara bisa dipakai sesuai dengan tujuan dan prinsip-prinsip penggunaannya. Pada tanggal 20-23 April 2015, saya berkesempatan untuk menghadiri Training Mediation Beyond Borders di Bucharest Rumania, untuk memperdalam Mediasi dan Dialog. Pada tulisan ini, saya hanya menuliskan tentang dialog.
Relective Structured Dialogue, sebuah pendekatan dialog dengan menggunakan sistem terapi keluarga dimana dialog dipakai untuk membangun pemahaman bersama, bukan mencari solusi. Artinya cara dialog dipakai hanya untuk membuka space setiap orang untuk memahami situasi dan kondisi komunitas yang terdampak oleh konflik.